ASAM
URAT
Asam urat adalah
sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi.
Sedangkan purin adalah zat yang terdapat dalam
setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup termasuk sayuran dan
buah. Lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut
berpindah ke dalam tubuh kita. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan
sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Penyakit asam urat disebabkan karena kadar
asam urat dalam tubuh meningkat hal itu terjadi karena ginjal tidak dapat
mengeluarkannya melalui feses ( kotoran ). Hal lain yang dapat meningkatkan
kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang
mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih akan terkumpul pada persendian
sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
Penderita asam urat setelah menjalani
pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya
kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat,
maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat
menghindari makanan yang banyak mengandung purin.
Kadar asam urat normal :
a.
Wanita : 2,4 – 5,7 mg/dl
b.
Pria : 3,7 – 7 mg/dl
Gejala :
Ø Kesemutan dan linu
Ø Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat
bangun tidur
Ø Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak,
kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
Penyakit
yang menahun dan berat dapat menyebabkan kelainan pada sendi. Yaitu terjadi pengendapan
kristal urat di dalam sendi dan tendon terus berlanjut dan menyebabkan
kerusakan yang akan membatasi pergerakan sendi. Benjolan keras dari kristal
(tofi) diendapkan di bawah kulit sekitar sendi. Penyakit ini tidak dapat
disembuhkan total, namun hanya bisa di control dengan cara :
- Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal.
- Kontrol makanan yang dikonsumsi yaitu diet makanan yang mengandung banyak purin.
- Banyak minum air putih agar dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.
Kadar Purin Dalam Makanan
KADAR PURIN
|
||
0 – 15 mg
|
50 – 150 mg
|
50
– 800 mg
|
- Sardin
- Hati
- Ginjal
- Ekstrakdaging
|
- Daging
- Ikan
- Kerang-kerangan
- Asparagus
- Kembang kol
- Bayam
- Jamur
|
- Sayuran
- Buah-buahan
- Susu
- Keju
- Telur
- Serealia
|
Golongan
Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan
NO.
|
GOLONGAN BAHAN
MAKANAN
|
BOLEH
DIMAKAN
|
TIDAK BOLEH
DIMAKAN
|
1.
|
Sumber Hidrat Arang
|
Semua
|
-
|
2.
|
Sumber protein hewani
|
Daging, ayam,
ikan, telur, susu,
keju
|
Sardin,
kerang, jantung,
hati, usus,
limpa,
paru0paru,
otak, ekstrak
daging/kaldu
|
3.
|
Sumber Protein Nabati
|
Kacang-kacangan
kering 25 gr,
tahu, tempe,
dan oncom 50
gr/hari
|
-
|
4.
|
Sayuran
|
Semua sayuran
sekehendak -
kecuali
asparagus, kacang
polong, kacang
buncis,
kembang kol,
bayam, jamur,
maksimum 100
gr/hari
|
-
|
5.
|
Buah-buahan
|
Segala macam
buah
|
-
|
6.
|
Minuman
|
Teh, kopi,
minuman yang
mengandung
soda
|
Alkohol
|
7.
|
Bumbu
|
Segala macam
bumbu
|
Ragi
|










0 komentar:
Posting Komentar