RSS

Gula


KONSUMSI GULA

           
Sobat Arzenia, kalian pasti udah pernah dengar orang bilang “ Jangan makan yang manis – manis melulu, banyakin minum air putih!!” or sejenis itulah. Itu memang benar sobat Arzenia,,,,,
Di zaman yang serba so sweet ini, siapa juga yang gak suka coklat, es krim, permen, kue dll. Eemmmm yummy..!!! J
Emang sih enak buat mulut kita, tapi buat badan……..???
Ingat lho sobat, badan itu bukan tong yang bisa diisi apa aja yang kita suka… semua yang masuk itu harus ada kadarnya, khususnya GULA. Kalau enggak, efek negative yang paling dekat adalah DIABETES ( kencing manis ). Gak mau kan???
Tapi, bukan berarti kalian harus gak makan gula sama sekali. Soalnya gula juga penting buat tubuh, dengan catatan mengonsumsinya harus sesuai dengan kadar yang seimbang.
            Gula tidak hanya didapat dari makanan manis, tapi juga makanan seperti nasi, roti, kentang, lauk-pauk dan buah. Gula yang berasal dari makanan terbut termasuk dalam karbohidrat kompleks. Sedangkan gula yang terdapat dalam gula pasir, sirop dan sejenisnya termasuk dalam kelompok karbohirat sederhana. Tidaklah mungkin menghindari gula karena gula adalah salah satu jenis karbohidrat. Dan seperti yang sudah diketahui, karbohidrat ini sangat diperlukan untuk menghasilkan energi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Maka, yang terpenting adalah bagaimana mengkonsumsi gula secara seimbang agar tidak membahayakan tubuh.     
            Mengonsumsi gula secara seimbang berarti harus mengatur agar karbohidrat yang masuk dalam tubuh seimbang dengan energi yang dikeluarkan. Energi yang dikeluarkan orang tidak sama, karena bergantung pada usia, berat badan dan aktivitas yang dilakukan. Jumlah rata-rata energi yang diperlukan adalah antara 1.500 Kkal - 1.800 Kkal (kilo kalori) termasuk energi yang diperoleh dari lemak dan protein. 

GULA
AKTIFITAS RINGAN
AKTIFITAS SEDANG
Kebutuhan Energi
1.500 Kkal
1.800 Kkal
Konsumsi Karbohidrat kompleks yang diperbolehkan (40% - 50 %)
600 – 750 Kkal
720 – 900 Kkal
Konsumsi Karbohidrat sederhana yang diperbolehkan (10% - 15%)
150– 225 Kkal
180 – 270 Kkal

Cara mengatasi rasa lapar karena mengurangi jumlah karbohidrat adalah makan dengan porsi kecil ( sering ) daripada makan langsung dalam porsi besar. Perlu diperhatikan jaga jumlah gula yang terkandung dalam protein dan gula agar tidak berlebihan.
Tubuh akan menjadi sehat bila Anda mampu mengontrol keseimbangan antara energi yang masuk melalui makanan dan minuman dengan energi yang dikeluarkan melalui berbagai kegiatan fisik.
Semoga bermanfaat sobat Arzenia…J J J




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar