RSS

Minum Jus


Minum Jus ada Aturannya ??


            Sobat Arzenia pasti suka minum jus. J J
Jus itu minuman yang sehat dan praktis, ditambah lagi tubuh lebih mudah menyerap nutrisi yang terkandung dalam jus. Agar tubuh dapat memperoleh khasiat semaksimal mungkin dari jus, sobat Arzenia per mengetahui tentang aturannya. Pengolahan jus yang salah / waktu yang tidak tepat dapat mengurangi nilai jus bagi tubuh. Berikut adalah aturan dalam mengonsumsi jus :
1.    Jus asam bukan untuk pagi hari

Jus buah mengandung banyak air dan serat, sehingga sangat baik dikonsumsi pada pagi hari karena dapat memperlancar pencernaan. Buah yang disarankan adalah pisang, apel atau wortel.

2.    Jus bukan pengganti makanan
Saat diet, banyak orang beranggapan untuk menghindari makanan yang mengandung karbohidrat ( nasi ) dan lemak. Mereka malah mengonsumsi sayur dan buah atau hanya sekedar minum jus saja sebagai penggantinya. Itu salah besar, hal itu dapat melemahkan kekebalan tubuh. Karena walaupun diet, tubuh tetap perlu nutrisi yang seimbang. Untuk itu, saat diet jus dapat sebagai pengganti makan malam, bukan untuk pengganti sarapan atau makan siang.

3.    Jus bukan pengganti buah
Walaupun kebanyakan jus berasal dari buah, namun bila mengonsumsi jus terus itu tidak baik. Hal itu dapat menambah berat badan. Oleh karena itu, selain meminum jus, tetap harus mengonsumsi buah segar secara langsung. Hal itu sangat bermanfaat bagi lambung, karena pada saat proses mengunyah, lambung akan bekerja  dan membakar kira – kira 20 kkal.

4.    Jus diminum beserta ampasnya
Karena pada ampas buah terdapat serat dan vitamin ( umumnya vitamin C ). Hal itu sangat bermanfaat bagi tubuh.

5.    Jus jangan disimpan dalam waktu lama
Jus yang sudah lama akan menurunkan manfaat dari jus karena vitaminnya dapat dirusak oleh oksigen dan ultraviolet. Oleh karena itu, harus diminum langsung. Jika tidak bisa, buat jus sedingin mungkin kemudian simpan dalam termos aluminium yang tertutup rapat. Hal itu dapat mempertahankan vitamin yang ada selama 4 jam.

6.    Jus tidak selalu rendah kalori
Buah berkalori tinggi ±200 kkal : alpukat, nangka, durian dll.
Buah berkalori rendah ±80 kkal : jeruk, apel, melon, semngka, pir dll ( cocok untuk diet).

7.    Jus tidak selalu harus buah
Sayuran juga dapat dibuat jus, rasa pahitnya dapat diatasi  dengan mengkombinasikan sayuran dengan buah. Rempah – rempah juga dapat digunakan untuk campuran jus, misalnya jahe dan kayu manis.

8.    Jus menggunakan buah – buahan / sayuran yang segar

9.    Jus dengan berbagai variasi
Agar tidak merasa bosan, konsumsi jus yang bervariasi vitamin dan mineralnya agar tubuh memperoleh manfaat. Ditambah lagi akan lebih praktis bila dalam satu gelas. Misalnya : jeruk dan apel atau wortel dan tomat.

10. Jus dengan tambahan gula, madu atau susu
Penambahan tersebut juga harus diatur dan disesuaikan dengan batas konsumsi gula tiap hari.
Jika ingin menambahkan gula, jangan melebihi batas konsumsi gula. Umumnya tubuh hanya boleh menerima 50 gr gula per hari ( ± 12 sendok teh gula ).
Jika ingin menambah madu ( pemanis alami ) cukup dengan porsi kecil. Karena madu mengandung karbohidrat, protein, asam amino, vitamin dan mineral. Satu sendok madu memiliki kalori 64 kkal.
Jika menambah susu akan menambah kandungan protein, kalsium dan lemak. Jadi kita perlu memilih jenis susu yang tepat. Apabila punya masalah dengan berat badan, pilihlah susu full cream. Sedangkan bila ingin menjaga berat badan, pilihlah susu low fat.

            Selain aturan – aturan diatas, juga perlu diperhatikan jus apa yang sesuai untuk tubuh kita. Misalnya, untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau mengencerkan dahak dapat membuat jus belimbing. Jus tomat untuk membantu mengontrol gula dalam tubuh. Sedangkan campuran mentimun dan wortel untuk mengatasi keluhan rematik.





   

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar