GIZI IBU HAMIL
Bagi
kebanykan wanita, kehamilan adalah masa yang sangat membahagiakan sekaligus
mengharukan. Pada masa tersebut merupakan puncak peranan wanita dalam
kehidupan. Untuk itu, sebelum dan selama masa kehamilan wanita harus mempersiapkan semua dengan matang,
misalnya asupan gizi dan kesiapan mental agar tidak terjadi sesuatu yang tidak
diinginkan.
Salah
satu akibat buruk adalah BBLR (berat badan lahir rendah). Agar terhindar dari
BBLR, sebelum hamil tanda gizi baik yang harus dimiliki wanita adalah LILA
(lingkar lengan atas) minimal 23,5 cm.
Cara menghindari gangguan kehamilan adalah dengan mengatur pola makaqn yang baik. Ketika kehamilan seorang calon ibu membutuhkan 80.000 kalori selama ± 280 hari, atau 300 kalori perhari. Oleh karena itu seorang ibu harus mengonsumsi 2500 – 3000 kalori perhari dengan makanan yang mengadung gizi yang seimbang. Diantaranya harus mengandung :
Dengan syarat karbohidrat pati >
karbohidrat gula.
2. Protein
Minimal 60 g/hari yang terdiri dari 2/3
protein hewani dan 1/3 protein nabati.
3. Vitamin
dan mineral
Seperti A, B6, B9
(asam folat), B12, C, D, E, dan K, asam lemak esensial, zat besi,kalsium, yodium,fosfor, seng dan fluor.
4. Susu
(bila diperlukan)
Dengan catatan 2 – 3 jam setelah atau
sebelum makan dan dianjurkan meminum susu rendah lemak. Namun apabila gizi
telah terpenuhi dengan baik, susu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.
Umunya ibu hamil mendapat pertambahan berat badan pada masa kehamilan sebesar 10 – 12,5 kg yang
mayoritas terjadi pada 3 bulan pertama.
Prinsip
makan yang baik dan sehat adalah :
1. Menghindari
rokok, kopi, susu dengan lemak tinggi dan makanan yang kurang matang.
2. Mengubah
pola makan yang tidak sehat.
3. Dilarang
diet berlebihan.
4. Makan
sedikit tapi sering lebih baik daripada banyak tapi hanya dalam sekali waktu.
5. Makan
suplemen / vitamin yang sesuai anjuran.
6. Minum
air yang cukup yaitu ± 8 gelas perhari.
Puasa itu tidak mempengaruhi
janin, yang mempengaruhi itu keadaan kesehatan ibunya. Jadi sebenarnya puasa
ketika hamil itu tidak membahayakan janin dan ibu hamil dibolehkan berpuasa
bahkan malah dianjurkan guna mendapat anak yang sholeh / sholehah. Namun dengan
catatan kasehatan calon ibu baik dan daya tahan ibu kuat.
Dalam sehari, seorang ibu harus
mangonsumsi :
- · 240 kalori protein
- · 510 kalori lemak
- · 1750 kalori karbohidrat
Contoh menu seimbang :
- 1/3 bagian karbohidrat, misalnya : nasi, jagung, gandum dll.
- 1/3 bagian sayuran, misalnya : bayam, kangkung dll.
- 1/3 bagian dibagi jadi 3 dengan 1 bagian lebih kecil dari yang dua bagian lainnya.
- Lauk
berprotein seperti ikan, telur dll.
- Produk
susu dan keju.
- Dan
yang terkecil diisi dengan makanan berlemak / mengandung gula.
Untuk
lebih jelasnya, berikut table menu seimbang :
Nama Bahan
|
Berat
|
Ukuran Rumah Tangga
|
Beras
|
300
|
2 mangkuk nasi
|
Daging
|
75
|
3 potong sedang
|
Tempe
|
75
|
3 potong kecil
|
Sayuran
|
300
|
1 mangkuk
|
Buah
|
200
|
2 potong
|
Susu
|
200
|
1 gelas
|
Gula
|
10
|
1 sendok makan
|
Minyak
|
25
|
5 sendok makan
|
Pada ibu yang kondisinya terganggu,
maka dapat diatur sebagai berikut :
- 1 – 3 bulan kemungkinan mengalami penurunan nafsu makan karena mual, pusing dan muntah. Untuk itu dianjurkan makan sedikit tapi sering dengan bentuk makanannya kering (tidak berkuah).
- 4 – 6 bulan nafsu makan membaik, makanlah 3x sehari dan 1 makanan selingan.
- 6 – 9 tergantung dengan BB calon ibu.
Kekurangan gizi yang dialami wanita sebelum dan selama
kehamilan dapat berdampak pada wanita itu sendiri seperti anemia, pendarahan,
BB tidak bertambah dan terkena penyakit infeksi. Pada persalinan menyebabkan
pendarahan, bahkan kematian. Pada pertumbuhan janin dapat menimbulkan keguguran,
abortus, bayi lahir mati, bayi premature, cacat dan BBLR.
Ciri – ciri ibu hamil yang berkecukupan gizi :
1. Geraknya
lincah, energik, ketahanan fisik baik, cukup tidur dan penuh semangat.
2. BB
normal.
3. Postur
tubuh tegak.
4. Otot
kuat dan kenyal serta sedikit lemak dibawah kulit.
5. Perhatian
baik, tidak mudah tersinggung, reflex normal stabil.
6. Nafsu
makan baik, pencernaan baik, tidak sulit BAB.
7. Detak
jantung dan tekanan darah normal.
8. Rambut
mengkilat, tidak mudah rontok.
9. Kulit
licin, berwarna segar dan tidak pucat.
10. Bibir
lembab, tidak kering dan bengkak.
11. Gusi
dan lidah merah normal dan tidak ada pendarahan.
12. Mata
bersinar dan di seputar lingkar mata berwarna normal.
13. Leher
(kelenjar) tidak ada pembesaran / gondok.
14. Tungkai
dan kaki tidak ada yang bengkak.
Selain makanan yang seimbang, seorang ibu juga harus
memperhatikan perasaan dan kebiasaannya. Keduanya sangat berpengaruh bagi si
bayi. Apabila ibunya sering gelisah, kemungkinan anaknya kelak akan mudah
murung. Jika ibunya malas – malasan, anaknya juga akan malas. Seperti pepatah
lama “buah itu jatuh gak jauh dari pohonnya” atau istilah jawanya “kacang ora
ninggal lanjaran”. (namun bukan itu saja, banyak factor yang mempengaruhi
kepribadian si anak kelak, banyak faktor misalnya lingkungan).
Demikian sekilas tentang kehamilan, semoga rangkaian
kalimat tersebut dapat bermanfaat, khususnya untuk para calon ibu.










0 komentar:
Posting Komentar